Bupati Morut Lantik 12 Pejabat, Eselon Dua Menyusul Untuk Hindari Penumpukan.

6
Untuk pertama kalinya sejak dilantik pada 30 April lalu, Bupati Morowali Utara (Morut) Dr. Delis Julkarson Hehi MARS melantik 12 pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara.
Pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Jumat sore (3/9/2021), turut disaksikan Wakil Bupati H. Djira K SPd, MPd, Sekda Musda Guntur, dan Ketua DPRD Morut Hj Megawati Ambo Asa.
INFO
Bupati Morut Lantik 12 Pejabat, Eselon Dua Menyusul Untuk Hindari Penumpukan
Untuk pertama kalinya sejak dilantik pada 30 April lalu, Bupati Morowali Utara (Morut) Dr. Delis Julkarson Hehi MARS melantik 12 pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara.
Pelantikan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Jumat sore (3/9/2021), turut disaksikan Wakil Bupati H. Djira K SPd, MPd, Sekda Musda Guntur, dan Ketua DPRD Morut Hj Megawati Ambo Asa.
Bupati menjelaskan, semula pelantikan ini akan dilakukan serentak bersama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II), namun karena jumlahnya cukup banyak, maka pelantikan dibagi tiga tahap.
“Hari ini sebenarnya kita akan melakukan pelantikan serentak pejabat eselon 2, 3 dan 4 sekaligus. Namun karena jumlahnya cukup besar, maka terpaksa pelantikan pejabat eselon 2 ditunda dulu. Kita menghargai protokol kesehatan,” jelasnya.
Bupati menjelaskan, pelantikan pejabat eselon 2 (kepala dinas/kepala badan) sengaja ditunda beberapa hari agar semua pejabat yang akan dilantik bisa hadir bersama pasangannya masing-masing, yakni istri atau suaminya.
“Kenapa eselon 2 ditunda? Karena dalam kontrak kinerja yang akan kami sampaikan kepada pejabat yang dilantik ada Pakta Integritas yang harus ditandatangani dan disaksikan pasangannya. Jadi harus dipisahkan agar tidak terjadi penumpukan orang,” jelas bupati.
Kepada pejabat eselon 3 dan 4 yang baru dilantik, Bupati Delis mengatakan jabatan yang diemban membawa konsekuensi dan tanggung jawab yang besar.
Selain itu, sebagai aparatur sipil negara secara khusus pegawai negeri sipil harus memiliki loyalitas dan integritas dalam menjalankan tugas.
Ke-12 pejabat eselon 3 dan 4 yang dilantik itu adalah:
1. Bahardin Sakaria, S.Ag (Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah)
2. Massangka, S.Hut, MM (Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup)
3. Yarid F. Marande, SE (Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan)
4. Wirda Faozah Ali, S.Sos, MSi (Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Daerah)
5. Paltarim Balirante, SKM, M.Kes (Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Daerah).
6. Aplintje Lamena, SE (Kepala Seksi Cagar Budaya dan Museum pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah).
7. Rais Muhadi, ST (Kepala Seksi Perencanaan Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Daerah)
8. Jefri Masani (Kepala Seksi Gangguan Ketentraman pada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Daerah)
9. Heince Fanny Tumbel, SE (Kepala Seksi Pengembangan Promosi Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP)
10. Mawar, A.Md (Kepala Seksi Pelaporan dan Peningkatan Layanan pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP)
11. Ratiana Landoala (Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi)
12. Alamsyah Sadaga (Kepala Seksi pemberdayaan Masyarakat, Sosial dan Budaya pada Kantor Kelurahan Bahontula).
(Ale/Ryo/Tim) _ Morut Terkini

Leave a comment