Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala-2021 Kabupaten Morowali Utara

1

Bupati Kabupaten Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS dan Wakil Bupati H. Djira K. S.Pd, M.Pd, didampingi oleh Ketua DPRD Hj. Megawati Ambo Asa, S.Ip., Kapolres Morowali Utara AKBP Bagus Setiawan, SH, SIK, MH, Dandim 1311 Morowali diwakili oleh Pabung Kapt. Lanto, Kadis Kesehatan Delnan Lauende, M.Kes, Kasat Pol-PP dan Damkar Buharman Lambuli, S.Sos., serta jajaran perwira Polres Morowali Utara, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala-2021 Kabupaten Morowali Utara di halaman Polres Morowali Utara, Rabu (05/05/2021).

Apel Gelar Pasukan dipimpin oleh Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, dilanjutkan dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan masing-masing pasukan yang terdiri dari TNI, Polri, Sipil Pemda, dan Mitra Kamtibmas lainnya, dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan dan kendaraan yang akan digunakan oleh pasukan Ops Ketupat Tinombala-2021 Kabupaten Morowali Utara.

Dalam amanatnya Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, menyampaikan bahwa kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H yang merupakan tahun kedua Pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19, sebagaimana yang dijelaskan oleh Presiden Joko Widodo bahwa keputusan tersebut diambil melalui berbagai macam pertimbangan, yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada tahun 2020/1441H.

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2021 yang diselenggarakan secara serentak seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat-2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel bentuk maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.

“Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik. Lengkapi sarana prasarana dan perlengkapan perorangan yang memadai. Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi,” ucap Bupati menutup amanatnya.

Leave a comment